Kelas : IX.6
Absen : 02
Sekolah : SMP N 1 SLAWI
Resensi Buku Non Fiksi
IDENTITAS EKTRINSIK BUKU
Judul buku : Mengasah Kecerdasan Emosi Orang Tua untuk Mendidik
Anak
Judul resensi : Mengasah Kecerdasan Emosi Orang Tua
Penulis : Yacinta Senduk
SE, SH, MBA, LLM
Tahun terbit : 2007
Jumlah Halaman : 71 hal
Harga : Rp. 16.000,00
Ukuran : 14 x 21
Yacinta
Senduk, itulah namanya. Lahir di Balikpapan, 12 Juli 1972. Sejak menyelesaikan
S1 nya terpanggil untuk berkecimpung di bidang parenting dan pembentukan
pribadi anak yang kuat , terutama dengan maraknya dunia narkoba dan seks bebas.
Dengan pengalamannya itu, dia berhasil mengantongi sertifikat pelatih EQ (Emotional
Quotient) dari SixSeconds Org, California. Sejak itu, dia mulai mengadakan
seminar-seminar untuk orang tua dan mendirikan Lembaga Pendidikan Kecerdasan
Pribadi, yang berfokus pada pembentukan
pola pikir dan kebiasaan-kebiasaan
positif yang diberikan dalam bentuk materi pengajaran tertulis, aktivitas, dan
permainan-permainn. Selain itu, beliau juga menulis buku berjudul “Mengasah
Kecerdasan Emosi Orang Tua untuk Mendidik Anak”.
Buku
ini mengupas pendidikan emosi, terutama pengaruh emosi orang tua terhadap
anaknya. Terdapat pula pengertian kecerdasan emosi, agar memiliki kecerdasan
emosi yang baik, orang itu harus memenuhi syarat-syarat, yaitu memahami,
memasuki, menarik, dan menggunakan emosi-emosi itu untuk membantu pikirannya. Dalam
buku ini juga terdapat latihan-latihan yang membantu kita mengasah kecerdasan
emosi.
Emosi-emosi
itu berjalan dengan asumsi-asumsi yang sering kali salah dan tidak dapat
diutarakan dengan jelas. Sehubungan dengan itu, buku ini ditulis agar
emosi-emosi yang ada dapat dikelola dengan benar di dalam keluarga, dapat
diutarakan dengan jelas oleh sang anak, dan dapat didengarkan dengan baik oleh
orang tua. Tidak ada masalah yang terlalu sulit untuk dipecahkan bila
diutarakan tetapi ada banyak masalah yang tidak dapat dipecahkan karena tidak
diutarakan .
Emosi yang digunakan secara benar
di dunia ini telah memberikan banyak keajaiban dan keindahan yang luar biasa,
dari hal yang paling sederhana, yaitu hati yang mau melayani sampai dengan hati
yang mau berkorban. Namun di lain pihak, emosi yang digunakan secara salah dan
serampangan juga telah memberikan banyak malapetaka dan kesengsaraan kehidupan
di dunia ini, dari hal yang paling sederhana, yaitu hati yang cemburu sampai
hati yang marah mendendam.
Buku ini menggunakan bahasa yang
mudah dimengerti dan dipahami. Selain itu cocok untuk orang tua, tetapi buku ini
juga dapat dibaca oleh anak maupun orang dewasa yang ingin mempelajari tentang
kecerdasan emosi. Buku ini dapat membuka pemikiran dan pandangan orang tua
bagaimana cara mendidik anak, menyadarkan anak betapa pentingnya mengasihi dan
menyayangi orang lain. Dan hal yang paling penting dari buku ini yaitu dapat
memahami betapa pentingnya mendidik anak dengan emosi yang baik.
Banyak
buku tentang mengasah kecerdasan emosi diterbitkan oleh penerbit lain. Tetapi
buku-buku lain tidak memuatkan cerita yang dapat menggugah hati sehingga
pembaca masih bisa ragu dengan hal-hal yang dituliskan. Selain itu, buku-buku
tersebut tidak menggunakan bahasa atau kata-kata yang dapat menyentuh hati.
Di
dalam keluargalah awal dari pengasahan emosi kita. Emosi-emosi yang terasah
secara salah seringnya tidak hanya berakhir dengan retaknya hubungan keluarga
tetapi hancurnya satu pribadi (baik anak maupun orang tua) sehingga masuk ke
dalam jalan-jalan gelap, seperti narkoba dan seks bebas.
Oleh karena itu saya
sarankan kepada teman-teman agar membaca buku ini. Dan ketika membaca buku
ini anda tidak perlu tergesa-gesa, biarkan energi tulisannya mengalir
sedikit-sedikit agar tidak membuat anda pusing, sehingga anda dapat membaca
sampai puncaknya dan menyerap energi si penulis.